KMS | MENTAWAI – Komunitas Mentawai Simaeru (KMS) adalah komunitas yang bergerak pada peduli lingkungan di Kabupaten Kepulauan Mentawai dengan beberapa program utama, salah satunya bersih sampah di pantai atau daerah destinasi wisata di Sipora Utara.
Sejak berdiri pada bulan September tahun 2025, KMS sudah beberapa kali melakukan aksi nyata untuk menjaga lingkungan tetap bersih aman dan indah.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kepulauan Mentawai, Elisa Siriparang mengatakan bahwa apapun program KMS yang berkaitan dengan peduli lingkungan, pihaknya sangat mendukung penuh, sebab menurutnya terkait persoalan lingkungan masih banyak orang yang lalai dan cuek.
“Kami sebenarnya dari Dinas Lingkungan Hidup tidak terlalu jauh lingkup kerja kami, yang paling utama itu adalah masalah sampah, setiap hari kami melakukan pembersihan dengan cara memungut sampah yang terutama di jalan raya dan depan rumah masyarakat. Nah dengan adanya Komunitas ini kami sangat berterima kasih dalam arti ada yang niatnya baik mau peduli lingkungan dari komunitas seperti ini, sekali lagi kami berterima kasih”, katanya saat diskusi bersama tim KMS di ruang kerjanya, pada Jumat, (5/12/2025).
Pihak Dinas terkait sangat mendukung organisasi atau komunitas yang peduli lingkungan sebab sejalan dan searah dengan tujuan DLH Kabupaten Kepulauan Mentawai, meski demikian organisasi atau komunitas apapun harus benar-benar serius dan program-program berjalan dengan baik dan terarah.
“Komunitas seperti ini sangat kita dukung, apalagi serius dan berjalan, aktif, punya program yang jelas, ya semua jelas, itu yang kita mau. Kalau persoalan izin aksi atau kegiatan itu tidak perlu, tidak perlu melapor ke kami, misalnya dari komunitas mau melakukan penanaman pohon silahkan, kalau lingkupnya masih kecil, kecuali sampai 10 hektar atau lebih bisa saja ada izinnya,” jelas Elisa.
Selain itu, Dinas Lingkungan Hidup sebagai bentuk dukungan akan memfasilitasi kegiatan KMS, seperti peralatan kerja atau menyediakan mobil pengangkut sampah di lokasi aktivitas KMS, bahkan pihak Dinas terkait akan mengeluarkan Surat Rekomendasi kegiatan.
“Kalau komunitas perlu bantuan atau alat kerja tidak ada, kami bersedia membantu, kami fasilitasi, misalnya pengerok sampah atau bahkan kita perintahkan mobil sampah untuk ke lokasi dimana komunitas melakukan aksi, biar tim kita bantu, kirimkan surat, atau kita sama-sama turun ke lapangan,” kata Elisa.
Ia juga berharap, KMS ini bisa berjalan dengan baik dan sesuai harapan bisa membantu Pemerintah setempat dan terutama Dinas Lingkungan Hidup untuk menjaga Mentawai tetap bersih dari sampah dan hijau. (KMS)



