“Selanjutnya juga kita akan melakukan bersih-bersih sampah dari kilo meter nol sampai kilo meter dua belas, tujuannya adalah agar Sipora Utara ini bersih kenapa karena kita disini adalah pusat Ibu Kota Kabupaten, ini wajah seluruh Mentawai, jadi akan kita upayakan untuk meningkatkan kegiatan goro bersama”, ujarnya.
Selanjutnya, Jetro juga memberi apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat aksi bersih pantai di Mapaddegat, terutama hadirnya Komunitas Mentawai Simaeru (KMS) yang peduli dengan lingkungan sekitar, sehingga ada yang menggerakkan hati masyarakat untuk ikut terlibat langsung dalam aksi bersih sampah atau lingkungan. Ia berharap Komunitas tersebut bisa bertahan dan berjalan dengan baik sesusai program-programnya.
“Kami juga sangat berterima kasih kepada Komunitas Mentawai Simaeru yang punya perhatian terhadap lingkungan sekitar kita dan semoga Komunitas ini bisa sukses dan berjalan dengan baik”, Jetro.
Ketua KMS, Silvester Suntoro menyampaikan bahwa aksi bersih pantai ini merupakan bentuk kepedulian generasi muda terhadap lingkungan. Ia berharap kegiatan serupa dapat dilakukan secara rutin dan melibatkan lebih banyak elemen masyarakat.
“Aksi nyata ini tentunya bagian dari program rutin KMS, jadi kalau program ini ada tidaknya aksi dari Pemerintah atau lembaga lain kami dari komunitas tetap melaksanakan aksi ini yang mana sesuai jadwal KMS itu aksi bersih sampah yaitu sebulan dua kali aksi, minggu pertama dan minggu kedua, jadi kita sudah ter schedule, dan juga kita akan hadir kalau ada dari komunitas, organisasi atau lembaga lain yang mengajak kita kolaborasi kita pasti akan ikut, selagi itu baik dan positif, kenapa tidak”, jelasnya.
Dengan terlaksananya aksi bersih Pantai Mapaddegat ini, diharapkan kesadaran kolektif masyarakat semakin meningkat sehingga kebersihan pantai dan kelestarian lingkungan di wilayah Sipora Utara dapat terus terjaga. (Str)



